Harga Kobi Arabica Menguat di Akhir Pekan, Berpotensi Tertekan Penguatan Dollar AS

200

Harga kopi arabika ICE mengalami kenaikan yang cukup signifikan di akhir perdagangan bursa ICE Futures New York akhir pekan Sabtu dini hari (21/11). Harga komoditas ini mengalami kenaikan tinggi sama dengan perdagangan jumat dinihari, yaitu dengan menguatnya mata uang Real Brazil.

Mata uang Real Brazil telah meningkat lebih dari 10% sejak akhir September setelah penurunan panjang. Karena negara Brazil adalah produsen besar dan eksportir kopi, dimana mata uangnya sangat berdampak besar pada pasar komoditas kopi ini. Dengan menguatnya Real Brazil, maka harga komoditas yang dijual dalam mata uang ini menjadi lebih mahal.

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka menguat sebesar 2,20 sen atau setara dengan 1,80 persen dan ditutup pada posisi 1.2440 dollar per pon.  

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi alami tekanan dengan ketersediaan produksi dan potensi penguatan dollar dengan mendekatnya rencana kenaikan suku bunga AS Desember ini menjadi potensi pemicu pelemahan harga kopi arabica .

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support di posisi 1,1900 dollar dan 1,1400 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2900 dollar dan 1,3400 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here