Pound Sesi Eropa 23 November Terjun ke Posisi Terendah 8 Hari

331

Pergerakan kurs poundsterling dalam 2 pekan terakhir diperkuat oleh sentimen rencana bank sentral Inggris menaikkan suku bunga acuannya namun sentimen rencana kenaikan suku bunga the Fed lebih mendominasi pasar forex hingga perdagangan hari ini.

Nilai mata uang Inggris perdagangan awal pekan ini sejak awal sudah melemah oleh momentum penguatan dollar AS yang kuat malam ini, dimana the Fed diperkirakan malam ini akan mengumumkan perubahan suku bunga acuannya.

Sepinya arahan fundamental lokal dan kuatnya arahan fundamental dollar AS membuat pair GBPUSD kembali melanjutkan trend bearish perdagangan akhir pekan lalu hingga jatuh ke posisi terendah dalam perdagangan 8 hari terakhir.

Pergerakan kurs pound di sesi Eropa (10:00:35 GMT) bergerak lemah  terhadap dollar AS, setelah dibuka lemah  pada 1.5188 di awal perdagangan (00.00 GMT), pair GBPUSD turun  40 pips atau 0,4% dan nilai bergulir berada pada 1,5148.

Namun untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair GBPUSD  akan turun  terus ke level 1.5122, namun jika terjadi koreksi arah  maka pound dapat naik    ke posisi 1.5217 pada garis atas  BB7 daily.

 

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here