Mencermati Perkiraan Rilis PDB AS

354
Departemen Perdagangan AS akan merilis perkiraan kedua dari kuartal ketiga produk domestik bruto pada Selasa malam ini (24/11). Sebagian besar ekonom memperkirakan laporan akan menunjukkan ekonomi tumbuh pada kecepatan yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.  Wall Street Journal menyatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait rilis GDP Growth Rate AS nanti malam.
 
Ekonom mencari penguat dalam perkiraan terbaru dari pertumbuhan kuartal ketiga. Ekonomi tumbuh pada 1,5% tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman pada kuartal ketiga, menurut perkiraan awal Departemen Perdagangan yang dirilis bulan lalu. Namun data ekonomi baru-baru ini, termasuk menguatnya konsumsi dan peningkatan persediaan bisnis, telah menyebabkan beberapa perkiraan untuk meningkatkan proyeksi mereka menjadi sekitar 2,1%.
 
Salah satu faktor yang mungkin menguatkan perkiraan pertumbuhan kuartal ketiga adalah perubahan persediaan pribadi. Pembacaan pertama PDB menyarankan perusahaan menjual barang yang habis lebih cepat daripada yang diisi kembali pada kuartal ketiga, memotong 1,44 persen poin dari tingkat pertumbuhan 1,5% dari bulan Juli sampai September. Tapi laporan perdagangan yang lebih baru menunjukkan persediaan naik 0,3% pada bulan September, yang harus menambah pertumbuhan triwulanan.
 
Laporan hari Selasa akan memberikan sekilas laporan keuntungan perusahaan pada kuartal ketiga. Keuntungan perusahaan AS telah membukukan kenaikan kuartalan terkuat dalam setahun musim semi ini. Keuntungan setelah pajak dan tanpa persediaan atau konsumsi modal yang disesuaikan naik 5,1% pada kuartal kedua setelah meningkat 2% di kuartal pertama. Investor semakin terfokus pada margin keuntungan sementara perusahaan menghadapi potensi tenaga kerja dan biaya pinjaman yang lebih tinggi.
 
Mengingat dolar AS yang kuat dan lemahnya permintaan dari luar negeri, banyak ekonom memperkirakan perdagangan menjadi hambatan yang signifikan terhadap PDB pada kuartal ketiga. Sebaliknya, angka perdagangan memiliki efek netral pada hasil keseluruhan, meskipun impor dan ekspor melambat dari kuartal kedua. Termasuk usaha dan persediaan, permintaan telah kuat untuk beberapa kuartal.
 
Pengeluaran rumah tangga diperkirakan menjadi pendorong utama pertumbuhan menuju ke bulan terakhir tahun ini. Belanja konsumen naik 3,2% pada kuartal ketiga, turun sedikit dari kuartal sebelumnya, ketika tumbuh 3,6%. Data yang lebih baru menunjukkan belanja tetap naik pada akhir kuartal ketiga. Tapi membaca lebih akurat pada konsumsi kemungkinan besar tidak akan datang sampai bulan depan ketika rilis data perdagangan pada belanja jasa, yang dapat mengakibatkan revisi PDB besar.
 
 
Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here