Bursa Jepang Tertekan Risalah BoJ dan Penguatan Yen

266

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang pada Rabu (25/11), indeks Nikkei masih melanjutkan pelemahan, setelah pada pembukaan perdagangan tadi pagi berada di zona merah. Indeks Nikkei ditutup turun -77,31 poin atau -0,39% pada 19,847.58. Pelemahan indeks Nikkei dipicu sentimen negatif pernyataan BoJ terkait perlambatan ekonomi Jepang dan juga penguatan Yen.

Lihat : Awal Indeks Nikkei Tertekan Risalah BOJ Terkait Perlambatan Ekonomi Jepang

Hasil rilis risalah pertemuan pembuat kebijakan Bank of Japan 30 Oktober lalu menyatakan ekonomi Jepang kemungkinan akan tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat pada 2017 karena meningkatnya pajak penjualan.

Sementara itu, siang ini terpantau kurs Yen menguat terhadap dollar AS, menguat 0,16% pada 122.33.

Merespon kenaikan Yen, saham eksportir elektronik kelas berat jatuh, dengan saham Sony dan saham Panasonic ditutup turun masing-masing 1,9 persen dan 1,7 persen. Setelah tiga sesi, terjadi lonjakan 25 persen saham Sharp di tengah berita bahwa bank dapat menghapuskan pinjamannya, saham terhapus kenaikan intraday hampir 15 persen untuk menutup pergerakan datar.

Sedangkan saham Yahoo Jepang turun 1,5 persen setelah lembaga pemeringkat S & P merevisi outlook perusahaan dari stabil menjadi negatif karena kinerja operasional yang lemah.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka juga bergerak negatif, turun -30 poin atau -0,15% berada pada posisi 19,820, menurun dari dengan penutupan perdagangan sebelumnya pada 19,850.

Untuk perdagangan saham selanjutnya besok, belum ada rilis data indikator ekonomi. Namun perlu terus diperhatikan penguatan Yen dan perkembangan bursa global.

Namun di sisi lain, perlu diperhatikan rilis data indikator ekonomi AS malam ini, dimana sebagian besar data ekonomi tersebut diindikasikan mengalami penguatan. Jika hal ini terjadi, maka akan membuat bursa Wall Street dan dollar AS menguat, dan Yen mengalami pelemahan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada selanjutnya akan bergerak menguat terbatas dengan perkiraan penguatan bursa global dan pelemahan Yen.

Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 19,503-19,243, dan kisaran Resistance 20,151-20,457.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here