MPPA Bagi Bonus Akhir Tahun 37 Miliar Lebih, Sahamnya Bearish Kuat

248

Bulan Mei lalu salah satu raksasa ritel  PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA)  telah mengeluarkan Rp 193,9 miliar atau setara Rp 36 per saham  untuk dividen tahun buku 2014, dan bulan terakhir tahun ini perseroan  akan membagikan dividen interim untuk  tahun buku yang berakhir Desember 2015 senilai  Rp37,64 miliar atau Rp 7 per saham sebanyak 5,3 miliar saham. 

Pemegang saham yang beruntung kali ini merupakan pemegang saham yang  didata per 4 Desember 2015 dan  pelaksanaan pemberian dividen tersebut pada tanggal 23 Desember 2015.

Melihat kinerja keuangan terakhir, MPPA berhasil mendapatkan penurunan laba bersih pada periode Q3 lalu menjadi Rp245,6 miliar atau Rp44 per saham  dari Q3 tahun lalu Rp289,7 miliar atau Rp66 per saham. Turunnya kinerja ini disebabkan meningkatnya beban perusahaan meski pendapatan perusahaan pada periode tersebut naik 3,8% menjadi  Rp10,4 triliun dari Q3-2014  Rp10,06 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (25/11) saham MPPA dibuka pada level 1955 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1940 dan bergerak dalam kisaran 2015-1935 dengan volume perdagangan saham mencapai 73 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham MPPA masih dalam tekanan bearish sejak pekan terakhir bulan Oktober. Dan kini terpantau indikator MA masih bergerak turun. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak turun ke area jenuh jual.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak flat, dan +DI yang bergerak turun tipis yang menunjukan pergerakan MPPA masih dalam potensi pelemahan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasai trading hingga akhir pekan pada target level resistance di level Rp1988  dan  target support di level Rp1925.

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here