Harga Kopi Arabica Menguat Terpicu Kekuatiran Importir

516

Harga kopi arabika berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan Kamis dini hari tadi (26/11) melanjutkan kenaikan. Menguatnya harga kopi arabica terpicu kekuatiran importir akan produksi kopi.

Importir kuatir atas persediaan yang rendah dan prospek produksi yang masih tidak menentu di negara produsen terbesar kopi arabica yaitu Brazil.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember ditutup naik pada posisi 1,2555 dollar, naik sebesar 1,05 sen atau setara dengan 0,84 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi kembali melemah terbatas dengan masih kuatnya keyakinan kenaikan suku bunga AS yang dapat menguatkan dollarAS, yang bepotensi melemahkan Real Brazil. Demikian juga dengan mulai berjalannya musim penghujan dapat meningkatkan produksi kopi di negara-negara produsen kopi dunia.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York akan bergerak dalam kisaran support di posisi 1,2250 dollar dan 1,2000 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan lanjutan ada pada posisi 1,2800 dollar dan 1,3000 dollar.

 

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here