Ketegangan Geopolitik Mereda, Bursa Global Menguat

228

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan terlebih dahulu pergerakan bursa saham AS akhir Rabu kemarin ditutup mixed pengaruh rendahnya volume perdagangan bursa Wall Street pasca dirilisnya data-data ekonomi AS diantaranya durable goods orders dan lainnya. Hari ini dan jumat besok bursa Wall Street akan libur Thanksgiving dan Black Friday. Dow Jones naik 0,01% ke 17813,39 didorong oleh menguatnya saham Pfizer, SP500 turun 0,01% ke 2088,87 dipengaruhi melemahnya saham sektor energi dan Nasdaq naik 0,26% ke 5116,14.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini, dibuka mengalami peningkatan pengaruh rencana Bank Sentral Eropa memberikan stimulus moneter di Eropa dan reboundnya harga minyak. Nikkei naik 0,66% ke 19977,87 didorong oleh menguatnya saham eksportir kelas berat Honda Motor, Nissan dan Nintendo, ASX 200 naik 0,87% ke 5238,90 didorong oleh menguatnya saham sektor keuangan Commonwealth Bank of Australia, Westpac dan National Australia Bank, serta Kospi naik 0,75 ke 2024,48 pengaruh menguatnya saham Mobil Hyundai Motor dan Kia Motors.

Dari pasar komoditas, harga emas pada perdagangan Rabu kemarin mengalami penurunan berada diatas level terendah dalam enam tahun sebesar 0,4% ke 1.070,36 dollar per troy ons pengaruh data ekonomi rencana kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember. Sedang harga minyak mentah WTI pada penutupan Rabu Kemarin mengalami peningkatan sebesar 0,4% pada posisi 43,04 dollar per barel pengaruh kembali mulai membaiknya kondisi geopolitik dan bertambahnya pasokan minyak mentah global.

Dari pasar valas, menguatnya dollar Amerika Serikat pasca rencana The Fed akan menaikkan suku bunganya pada bulan Desember, EURUSD turun 0,18% ke level 1,06233, GBPUSD naik 0,32% ke level 1,51271, USDJPY naik 0,15% ke level 122,714.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Rabu kemarin IHSG mengalami peningkatan sebesar 0,9% ke level 4585,54. Penguatan IHSG didukung penguatan ekonomi domestik dan menguat rupiah sebesar 0,14% terhadap dollar AS sore kemarin serta konsistensi pemerintah dalam upaya memperbaiki fundamental perekonomian nasional. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4548-4567, dan kisaran Resistance 4595-4604. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBNI, LPPF, LPKR & UNTR.

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here