Bursa Eropa Dibuka Negatif Terpengaruh Anjloknya Bursa Tiongkok

282

Bursa Saham Eropa dibuka lebih rendah pada hari Jumat (27/11) karena investor bereaksi terhadap penurunan tajam di pasar saham Tiongkok dan memikirkan ide stimulus dari Bank Sentral Eropa (ECB) ketika akan melakukan pertemuan minggu depan.

Indeks Pan-Eropa dibuka 0,48 persen lebih rendah dengan semua sektor perdagangan di wilayah negatif terpengaruh berita suram dari Tiongkok.

Pasar Asia tergelincir tertekan data inflasi dari Jepang dan data keuntungan industri dari Cina.

Di Shanghai, indeks Shanghai anjlok lebih dari 5 persen di jam-jam terakhir perdagangan tertekan buruknya data keuntungan industri di Tiongkok dan berita bahwa regulator sekuritas negara sedang melakukan penyelidikan bagaimana broker membiayai pembelian saham klien mereka .

Sementara itu saham Homebuilders Inggris diperdagangkan lebih rendah Jumat setelah data menunjukkan bahwa pertumbuhan harga rumah Inggris melambat di bulan November, menurut Nationwide. Akibatnya, saham Persimmon turun 0,7 persen sementara Bovis Homes Group turun 0,4 persen.

Saham Rio Tinto turun 1,3 persen di tengah berita bahwa penambang telah memenangkan persetujuan akhir untuk memperluas tambang batubara di Australia. Langkah itu diambil setelah penambang lainnya memangkas pengeluaran.

Bahkan, sektor pertambangan adalah pemain terburuk pada indeks FTSE London Jumat, dengan saham Anglo-Amerika, BHP Billiton, Glencore, Fresnillo dan Rio Tinto semua alami hasil terburuk.

Sementara itu, investor di Eropa mencerna untuk pertemuan komite kebijakan moneter ECB minggu depan, di mana bank sentral diperkirakan akan memperkenalkan langkah-langkah stimulus lebih jauh untuk menghidupkan kembali inflasi dan mendorong pertumbuhan di wilayah Eropa.

Dalam berita lainnya, ketegangan masih berjalan tinggi antara Rusia dan Turki menyusul jatuhnya sebuah pesawat perang Rusia oleh Turki pada Selasa. Turki mengklaim jet itu di wilayah udaranya, sedangkan Rusia membantah.

Pada hari Kamis, Rusia menyusun daftar langkah-langkah ekonomi balasan, sementara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak respon “emosional” dan menolak untuk menawarkan permintaan maaf ke Rusia.

Di AS, hari ini libur “Black Friday”, dimana perusahaan pengecer menawarkan diskon tinggi dalam upaya untuk meningkatkan penjualan sebelum Natal. Pengecer di seluruh AS yang menawarkan diskon awal Black Friday untuk memikat pemburu belanja pada malam Thanksgiving, tapi banyak toko-toko tradisional belum berhasil, bahkan penjualan online melonjak, Reuters melaporkan.

Terpantau saat ini, indeks-indeks kawasan Eropa bergerak negatif :

Indeks STOXX 600-Eropa terpantau turun -0.38% pada 382.92

Indeks DAX Jerman, terpantau turun -0.15% pada 11303.34

Indeks CAC 40 Perancis, terpantau turun -0,35% pada 4928.94

Indeks FTSE 100 Inggris, terpantau turun -0,38% pada 6368.60

Indeks FTSE MIB Italia terpantau turun -0,16% pada 22554.61

Indeks IBEX 35 Spanyol terpantau turun -0,06% pada 10325.60

Pada sore ini akan dirilis data-data indikator ekonomi untuk kawasan Eropa.

Data Business Confidence November, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada posisi 0.45, meningkat dari hasil sebelumnya pada 0.44.

Data Consumer Confidence Final November, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada posisi -7.7, menurun dari hasil sebelumnya pada -7.6.

Data Industrial Sentiment November, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada posisi -2.1, menurun dari hasil sebelumnya pada -2.0.

Data Economic Sentiment November, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada posisi 105.9, sama dari hasil sebelumnya pada 105.9.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan bursa Eropa selanjutnya akan berpotensi melemah dengan sentimen negatif anjloknya bursa Tiongkok dan hasil data indikator ekonomi yang kurang menggembirakan.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here