IHSG 27 November Ditutup di Zona Merah Ikut Tertekan Merosotnya Bursa Shanghai

238

Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Jumat (27/11) berakhir di teritori negatif, turun -0,79% pada 4560,56, sedangkan indeks saham unggulan LQ45 ditutup turun -1,02% ke posisi 787,04.

Pada perdagangan hari ini 85 saham mengalami penguatan dan 190 saham yang mengalami penurunan. Jumlah saham yang berhasil diperdagangkan hari ini mencapai 5,98 miliar saham dengan nilai sebesar Rp4,68 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 172.428 kali.

Pelemahan IHSG terpengaruh anjloknya bursa Shanghai, yang alami penurunan signifikan -5,48% pada penutupan perdagangan sore ini, yang semakin menekan indeks-indeks utama bursa kawasan Asia yang jatuh di zona merah. Demikian juga anjloknya pasar saham Tiongkok ini mengganjal pembukaan bursa Eropa.

Demikian juga pergerakan Rupiah sore hari ini ditutup melemah. Dollar AS menekan Rupiah, naik 0,47% pada 13,810. Pelemahan Rupiah juga menekan IHSG.

Namun harapan penguatan bursa Indonesia masih ada. Tercatat dana asing yang masuk ke bursa mencapai 229.84 miliar rupiah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan mencoba mencari titik rebound dengan harapan penguatan bursa global dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4532-4500, dan kisaran Resistance 4586-4615.

 

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here