Bursa Korea Selatan Ditutup Turun, Berpotensi Melemah Menghadapi Data Inflasi dan Perdagangan

217
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Senin (30/11), indeks Kospi berakhir negatif, turun -37,02 poin atau -1,82% pada 1991.97. Pergerakan indeks Kospi masih tertekan hasil indikator ekonomi dan industri yang memburuk .

Lihat : Indeks Kospi Dibuka Turun Terganjal Buruknya Data Industri

Pada penutupan perdagangan bursa Korea Selatan ini, saham-saham perusahaan blue chip dan teknologi sebagian besar turun dengan hasil penurunan mengejutkan dalam output industri untuk Oktober. Output industri turun 1,4 persen dari bulan sebelumnya sebagai gambaran tertinggalnya sektor manufaktur .

Sementara itu saham raksasa elektronik konsumen Samsung, produsen baja LG Electronics Posco, dan KB Financial Group, SK Hynix, dan Hyundai Motor turun, antara 1,17 hingga 3,24 persen penurunan.

Sedangkan saham Kakao Corp dan KT Corp menguat setelah sebuah konsorsium yang dipimpin oleh dua perusahaan memenangkan lisensi awal dari Komisi Jasa Keuangan (FSC) untuk meluncurkan Bank internet pertama Korea Selatan, menurut laporan.

Sementara indeks kospi berjangka terpantau positif, naik 0,50 poin atau 0,20% pada 245.35, dimana pada penutupan sebelumnya berada pada 244.85.

Untuk perdagangan selanjutnya pada esok hari akan dirilis data indikator ekonomi yang diperkirakan akan bergerak mixed :

Data Inflation Rate (YoY) November, diindikasikan berdasarkan konsensus akan berada pada posisi 0,9%, sama seperti hasil sebelumnya pada 0,9%.

Data Inflation Rate (MoM) November, diindikasikan berdasarkan konsensus akan berada pada posisi -0,2%, menurun dari hasil sebelumnya pada 0%.

Data Balance of Trade November, diperkirakan akan berada pada posisi $ 6.50 miliar, menurun dari hasil sebelumnya pada $ 6.70 miliar.

Data Exports (YoY) November, diindikasikan berdasarkan konsensus akan berada pada posisi -8.3%, meningkat dari hasil sebelumnya pada -15.8%

Data Imports (YoY) November, diindikasikan berdasarkan konsensus akan berada pada posisi -12.8%, meningkat dari hasil sebelumnya pada -16.6%

 

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan saham selanjutnya indeks Kospi berpotensi melemah terbatas dengan merespon data indikator ekonomi Korea Selatan bergerak mixed. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 244.16-243.26 dan kisaran Resistance 246.34-247.55

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here