Harga Emas Juga Turun Tertekan Penguatan Dollar AS

879

Harga emas pada penutupan perdagangan Sabtu dinihari tadi (28/11) ditutup turun, mendekati level terendah dalam enam tahun tertekan penguatan dolar dan rencana kenaikan suku bunga AS bulan Desember ini.

Harga emas spot LLG turun sekitar 2 persen mencapai 1,052.46 dollar per troy ons, terendah sejak Februari 2010, dan turun 1,2 persen pada 1,057.50 dollar per troy ons pada sesi perdagangan sebelumnya.

Komoditas berdenominasi dolar seperti emas menjadi lebih mahal bagi investor asing ketika mata uang AS naik.

The Federal Reserve AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga AS untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade di pertemuan berikutnya pada 15-16 Desember.

Sementara itu pembelian emas di India pada kuartal kunci Desember kemungkinan akan jatuh ke level terendah dalam delapan tahun, tertekan oleh permintaan investasi yang buruk dan kekeringan yang telah memangkas pendapatan bagi jutaan petani.

Impor emas bersih Tiongkok dari jalur utama Hong Kong jatuh pada bulan Oktober dari tertinggi 10-bulan, demikian data yang ditunjukkan pada hari Kamis.

Dalam logam mulia lainnya, perak, platinum dan paladium semua menuju penurunan mingguan. Perak turun 1,2 persen pada $ 14,08 per ons, platinum turun 1,9 persen pada $ 834,25 per ons, tidak jauh dari level terendah tujuh tahun awal pekan ini. Paladium turun 1,5 persen menjadi 547,25 per ons.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas akan berpotensi melemah dengan semakin menguatnya harapan kenaikan suku bunga AS bulan Desember ini, yang akan semakin meningkatkan dollar AS. Diperkirakan harga emas akan mencoba menembus level Support 1050-1048, dan jika harga kembali menguat akan mencoba menembus level Resistance 1054-1056.

 
 
Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here