Akhir Bursa Jepang Masih Tertekan Kinerja Buruk Saham dan Penguatan Yen

900
Vibizmedia Photo

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Senin (04/01), indeks Nikkei ditutup negatif, turun -582,73 poin, atau -3,06 persen, pada 18,450.98. Pelemahan indeks Nikkei masih terganjal kinerja negatif saham dan penguatan Yen.

Lihat : Indeks Nikkei Awal Tahun Dibuka Tertekan Kinerja Saham dan Penguatan Yen

Pada siang ini terpantau pasangan mata uang USDJPY mengalami pelemahan sekitar -1,5% saat ini dan berada pada level 118.77 per dollar AS. Hal ini menggambarkan penguatan Yen yang didorong hasil Nikkei Manufacturing PMI Desember yang naik dari ekpektasi.

Dalam rilis data indikator ekonomi pagi ini, data Nikkei Manufacturing PMI Final Desember membukukan hasil 52.6, sama dengan hasil sebelumnya, dan meningkat dari indikasi berdasarkan survey ekonom pada 52.5.

Pada penutupan perdagangan bursa Jepang hari ini, saham-saham yang menjadi pemberat bursa adalah saham Advantest Corp yang turun -5,93%, saham Sumitomo Chemical Co Ltd turun -5,14%, saham J Front Retailing Co Ltd turun -5,10%, saham Keisei Electric Railway Co Ltd turu  -4,90%, saham Kikkoman Corp turun -4,85%.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka juga terpantau negatif, turun -120 poin atau -0,65% pada 18,260, turun dari perdagangan sebelumnya pada 18,380.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada selanjutnya akan berpotensi melemah terbatas, merespon pelemahan bursa global dan belum adanya data fundamental yang menguatkan indeks Nikkei. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 17,646-17,131, dan kisaran Resistance 18,628-19,178.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here