Bisnis Ritel Hongkong Tahun 2015 Terburuk Sejak Tahun 2013

300

Omset bisnis peritel di Hong Kong pada bulan November tahun 2015 dilaporkan semakin buruk dengan penjualan paling buruk sejak bulan  Januari tahun yang sama. Kontraksi omset yang dialami perusahaan-perusahaan ritel Hong Kong pada bulan tersebut imbas sepinya kedatangan turuis mancanegara ke negeri tersebut.

Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong umumkan, penjualan ritel bulan November merupakan penjualan buruk dalam 9 bulan sepanjang tahun 2015. Volume penjualan ritel Hong Kong  turun 6,0% pada bulan November dari tahun sebelumnya, membalikkan kenaikan bulan Oktober 1,2%, dan lebih buruk dari perkiraan rata-rata survei dari kontraksi 3,2%.

 Hong Kong Retail Sales YoY

Dalam bulan kesebelas tahun lalu, nilai penjualan perhiasan, jam tangan  dan barang  berharga menurun 20,6 persen pada November dari tahun lalu. Hal ini diikuti oleh buruknya penjualan ritel di department store yang turun hingga 4,8 persen, pada saat yang sama  nilai penjualan  di supermarket tumbuh sebesar 1,4 persen.

Tahun 2015 merupakan tahun yang buruk bagi bisnis peritel Hong Kong   sejak wabah sindrom pernapasan atau SARS, pada tahun 2003. Omset ritel  dari Januari-November alami penurunan 3,1% dari tahun sebelumnya, lebih curam dari penurunan 2,3%  pada tahun 2003 ketika wisatawan menjauhi Hong Kong dalam  beberapa bulan selama wabah SARS.

 

 

H Bara/VMN/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here