Harga Batubara Rotterdam ICE Akhir Tahun 2015 Menguat

426

Pada penutupan perdagangan akhir tahun 2015, Jumat dini hari (01/01), harga batubara Rotterdam lanjutkan penguatan, terbantu oleh kenaikan harga minyak mentah.

Harga batubara berhasil mengikuti sentimen positif yang terjadi di pasar minyak mentah. Sebagai bahan bakar alternatif kenaikan harga minyak mentah memberikan dorongan yang searah pada harga batubara berjangka.

Harga minyak mentah ditutup menguat pada penutupan perdagangan Jumat dinihari (01/01) akhir tahun 2015 setelah rilis data menunjukkan penurunan jumlah kilang minyak mingguan.

Kilang minyak mentah di AS dilaporkan turun dalam 2 minggu ini, dimana saat ini jumlahnya mencapai 536, menurut Baker Hughes. Kilang minyak di AS telah jatuh pada 946 pada tahun lalu, kata Baker Hughes.

Harga minyak mentah WTI berjangka ditutup naik 44 sen, atau 1,2 persen, pada 37,04 dollar per barel. Sedangkan harga minyak Brent naik $ 1,05, atau 2,8 persen, pada 37,51 dollar per barel, rebound dari level terendah 11-tahun dari 36,10 dollar per barel pada awal sesi.

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Januari 2016 berada di posisi 47,45 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 0,05 dollar atau setara dengan 0,11 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.  

Sementara itu harga batubara kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan Januari 2016 hari ini ditransaksikan pada posisi 36,80 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kinerja harga minyak mentah. Melemahnya harga komoditas ini diperkirakan akan berlangsung terus akibat permintaan global yang masih sangat lemah dan sentimen pelemahan harga minyak mentah akibat kekenyangan pasokan global.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 47,00 dollar dan support kedua di level 46,60 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 47,80 dollar dan 48,20 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here