Rupiah Senin Pagi Lemah, Investor Asing Masih Optimis

222

Pergerakan Rupiah yang melemah terhadap dollar sepanjang tahun 2015 cukup signfikan, mengawali perdagangan pekan dan tahun 2016 masih belum mampu unggul terhadap dollar. Momentum kekuatan dollar awal tahun sangat kuat menekan kurs hari ini sehingga berpotensi melemah hingga akhir perdagangan sore.

Dollar AS yang kembali pukul Rupiah tahun lalu hingga anjlok 11 persen lebih, pada perdagangan sesi Asia berusaha lari kencang oleh sentimen kenaikan Fed rate lanjutan. Namun di bursa saham investor asing mulai banjiri kantong dana asing sehingga terbentuk net buy, ini sebagai pertanda optimis pasar terhadap investasi dalam negeri.

Diawal perdagangan saham bursa efek pagi ini,  net buy yang terjadi sekitar Rp22 miliar lebih. Akibatnya aksi asing tersebut   membuat  indeks saham gabungan menguat  0,1 persen dari perdagangan sebelumnya  di  posisi 4596.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot pagi ini turun 0,46% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13894/US$ setelah sempat dibuka pada level Rp13825/US$. Demikian kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini melemah ke 13898   dari hari sebelumnya 13795   hari Rabu (30/12).

Namun untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi melemah  hingga akhir perdagangan sore oleh penguatan dollar, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13925 resistance  13820 per dollar.  

 

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here