Bursa Korsel Berakhir Positif Didorong Pernyataan Penguatan Ekonomi

559
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (05/01), indeks Kospi ditutup naik 11,77 poin, atau 0,61 persen, pada 1,930.53. Penguatan indeks Kospi didorong pernyataan pemerintah yang memperkuat ekonomi Korsel.

Lihat : Awal Positif Indeks Kospi Didukung Surplus Transaksi Berjalan

Pemerintah Korea Selatan mengatakan hari Selasa bahwa anjloknya pasar saham Tiogkok pada hari Senin hanya akan memiliki dampak yang terbatas pada pasar keuangan Korea Selatan.

Komentar yang meyakinkan datang dari Wakil Menteri Keuangan International Affairs Choi Hee-nam dalam pertemuan tingkat senior dari Kementerian Strategi dan Keuangan.

Dia mengatakan anjloknya indeks Shanghai tidak begitu banyak dipengaruhi dari fundamental ekonomi Tiongkok, tetapi sebagai masalah teknis, dimana investor bereaksi berlebihan dengan sistem sirkuit-breaker yang diperkenalkan ke pasar Tiongkok untuk pertama kalinya pada bulan Desember.

Choi mencatat meskipun indeks manufaktur di Tiongkok tercatat buruk, namun indeks lain dari ekonomi Tiongkok tidak buruk.

Dalam berita indikator ekonomi, pagi tadi Bank Of Korea merilis data indikator ekonomi Current Account November, yang mencatatkan hasil $ 9.40 miliar, naik dari hasil sebelumnya pada $ 9.18 miliar. Surplus November adalah 280 juta dolar lebih dari bulan sebelumnya. Dengan hasil ini, Korea Selatan mempertahankan surplus transaksi berjalan untuk 45 bulan berturut-turut karena impor turun jauh lebih dari mengurangi ekspor.

Sementara itu dalam perdagangan saham, Saham Samsung Electronics berakhir naik 0,25 persen pada akhir sesi. Pada sesi perdagangan sebelumnya, saham turun lebih dari 4 persen setelah kepala eksekutif perusahaan, Kwon Oh-hyun, memperingatkan karyawan aan kondisi penuh tantangan, karena pertumbuhan global yang rendah dan kompetisi yang lebih besar. Samsung diperkirakan akan menerbitkan panduan pendapatan untuk kuartal keempat yang berakhir pada hari Jumat.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 1,40 poin atau 0,60% pada posisi 236.40, turun dari penutupan sebelumnya pada 235.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi menguat terbatas dengan optimisme keyakinan penguatan ekonomi Korsel. Namun perlu terus dicermati perkembangan harga minyak dunia, karena jika anjlok, akan dapat menekan bursa. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 233.18-230.00 dan kisaran Resistance 239.77-242.69.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here