IHSG 5 Januari Dibuka Positif Terbantu Penurunan Harga Bahan Bakar

1092

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Selasa (05/01) dibuka positif, naik 8,75 poin atau 0,19% pada 4534,67. Penguatan IHSG menepis perlambatan global, yang didorong oleh optimisme penguatan ekonomi dan menurunnya harga bahan bakar.

Bursa Wall Street ditutup turun pada penutupan awal perdagangan 2016 Selasa dinihari tadi (05/01) tertekan kekhawatiran baru dari perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Indeks Dow Jones ditutup turun 1,58 persen, Indeks S & P 500 ditutup turun 1,53 persen. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 2,08 persen.

Sementara itu bursa Asia pagi ini bergerak mixed, masih mencermati perkembangan setelah munculnya kekuatiran perlambatan global akibat anjloknya bursa Tiongkok kemarin.

Penguatan IHSG didorong kondisi ekonomi Indonesia yang membaik, ditandai dengan diturunkannya harga bahan bakar hari ini.

Pemerintah memutuskan menunda penarikan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) sebesar Rp200 untuk setiap liter pembelian premium dan Rp300 untuk setiap liter pembelian solar. Dengan demikian, maka mulai Selasa (5/1) pukul 00.00 WIB, harga premium menjadi Rp6.950 per liter, dan harga solar menjadi Rp5.650 per liter.

Pada pembukaan perdagangan saham Indonesia pagi ini terpantau 115 saham menguat dan 49 saham melemah. Terjadi perdagangan saham sebanyak lebih dari 411 juta saham dengan nilai mencapai lebih dari 505 miliar rupiah, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih dari 21000 kali.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan terbatas merespon optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4537-4504, dan kisaran Resistance 4612-4648.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here