Indeks Shanghai Berakhir Positif Didukung Ekspansi Sektor Jasa dan Stimulus PBOC

292
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Rabu (06/01), indeks Shanghai ditutup naik 74,58 poin, atau 2,27 persen, pada 3362.29. Penguatan bursa Tiongkok didukung data sektor jasa yang masih ekspansi di atas level 50 dan stimulus keuangan PBOC.

Lihat : Awal Indeks Shanghai Bergerak Positif Didukung Ekspansi Sektor Jasa

Aktivitas di sektor jasa Tiongkok mengalami ekspansi yang moderat, meskipun paling lambat dalam 17 bulan, pada bulan Desember, menurut hasil non-manufaktur Purchasing Managers ‘Index Caixin (PMI), ukuran aktivitas pabrik. Hasil aktual berada pada 50,2 di bulan Desember dari 51,2 pada bulan November. Pekan lalu, layanan resmi PMI membaca untuk Desember naik 54,4, dari bulan November 53,6. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi dalam kegiatan secara bulanan.

Terkait anjoknya bursa Tiongkok Senin kemarin, maka dalam upaya untuk menenangkan pasar, bank sentral Tiongkok menyuntikkan 130 miliar yuan ($ 19,9 miliar) dana jangka pendek ke dalam sistem keuangan negara.

Namun demikian, kekuatiran perlambatan Tiongkok masih tetap ada. Pasar terus fokus mencermati pergerakan pasar saham Tiongkok. Terdapat laporan bahwa keputusan tak terduga oleh Bank Rakyat China (PBOC) untuk tidak memperpanjang batas kredit ke Bank Pembangunan Cina telah memicu kekhawatiran otoritas untuk menarik kembali pelonggaran moneter, menambah kegelisahan di pasar Tiongkok.

Sebelum perdagangan Rabu, Bank Rakyat China menetapkan titik tengah dolar-yuan di 6,5314 per dolar, turun 0,22 persen dari hari sebelumnya, yang menempatkan yuan pada level terendah sejak 2011.

Dalam penutupan perdagangan saham, adapun saham-saham yang menguatkan indeks Shanghai adalah saham Wuhan Iron And Steel yang naik 9,91%, saham Baoshan Iron Steel naik 9,39%, saham Inner Mongolia Baotou Steel Union naik 8,08%, saham Aluminum Of China naik 6,71%, saham Jiangxi Copper naik 5,56%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Shanghai pada selanjutnya akan berpotensi melemah terbatas, merespon pelemahan bursa global tertekan ketegangan baru akibat uji coba nuklir Korea Utara. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 3257-3153 dan jika harga terus naik akan mencoba menembus level Resistance pada 3449-3541.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here