Uji Coba Nuklir Korut Menekan Penutupan Bursa Korsel

1096
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (05/01), indeks Kospi ditutup turun -5,10 poin, atau -0,26 persen, pada 1925.43. Pelemahan indeks Kospi tertekan ketegangan baru akibat aksi uji coba nuklir Korea Utara.

Lihat : Pelemahan Awal Indeks Kospi Tertekan Penurunan Data Forex dan Kekuatiran Tiongkok

Ketegangan global kembali muncul. TV pemerintah  Korea Utara siang ini umumkan negaranya telah berhasil melakukan uji coba pertama bom hidrogen. Dan akibat bom ini terjadi gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter yang terjadi disuatu tempat bernama Punggye-ri, tempat yang diperkirakan digunakan Korut untuk melakukan  tes nuklir sejak tahun 2006.

Dari informasi yang disampaikan TV Korea Utara tersebut disampaikan bahwa Korea Utara tidak akan menggunakan senjata nuklirnya jika tidak ada yang mengusik kedaulatan wilayahnya. Bom hidrogen merupakan bom yang sangat dahsyat ledakannya dibandingkan bom atom.

Negara tetangganya seperti Korea Selatan dan Jepang segera melakukan pertemuan khusus membahas apa yang dilakukan oleh Korea Utara.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap melaporkan badan intelijen negara itu mengatakan Korea Utara tidak memberikan pemberitahuan terlebih dahulu dari uji coba nuklir ke China atau Amerika Serikat.

Reuters melaporkan, mengutip pedagang di Seoul, bahwa pihak berwenang devisa Korea Selatan yang diduga menjual dolar untuk mengekang penurunan won, menyusul berita gempa yang terjadi akibat uji nuklir Korea Utara.

Pada perdagangan saham, saham pertahanan Korea Selatan raih beberapa kenaikan yang cepat setelah berita uji coba nuklir Korea Utara pecah. Saham FIRSTEC, sebelumnya naik 20,76 persen, menumpahkan beberapa keuntungan untuk perdagangan 4,87 persen lebih tinggi. Saham Speco naik 15,36 persen dan saham Victek naik 22,11 persen.

Di bagian lain, saham Samsung Electronics diperdagangkan 2,4 persen lebih rendah menghadapi laporan pendapatan kuartal keempat yang diharapkan akhir pekan ini. Di Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas, raksasa elektronik ini memperkenalkan sejumlah produk baru termasuk laptop, tablet, TV, dan kulkas pintar baru. Ini juga menambahkan desain baru untuk model smartwatch Gear S2.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,95 poin atau -0,40% pada posisi 235.45, turun dari penutupan sebelumnya pada 236.40.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi melemah terbatas merespon ketegangan baru paska uji coba nuklir Korea Utara. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 232.43-229.62 dan kisaran Resistance 238.69-241.94.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here