Intervensi BI Support Laju Rupiah Jumat Siang

606

Usaha Bank Indonesia kuatkan kurs Jisdor Rupiah dan kurs transaksi antar bank hari ini (8/01) memberikan support bagi pergerakan kurs di pasar spot meski dollar AS sedang menguat siang ini.  Rupiah di perdagangan siang ini berhasil pertahankan laju penguatan yang sudah terbentuk diawal perdagangan oleh sentimen kepercayaan pasar terhadap investasi tanah air.

Optimisme pasar telah membuat perdagangan obligasi rupiah meningkat hingga siang ini dimana yield obligasi khususnya tenor jangka panjang berhasil naik 7,8 basis poin  menjadi 8,82 persen dan menjadi yield tertinggi  dibandingkan dengan  negara Asean lainnya.

Namun penguatan Rupiah belum membawa angin segar bagi perdagangan bursa saham, pasalnya asing terus menambah aksi jualnya hingga mencetak net sell sekitar Rp380 miliar yang lebih banyak dari awal perdagangan. Akibatnya IHSG usai sesi pertama hari ini masih tergerus 0,2 persen ke posisi 4521.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot siang  ini naik 0,10% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13915/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13875/US$. Demikian kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini menguat  ke 13943   dari hari sebelumnya 14016 hari Kamis (7/01).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi menguat  terus hingga akhir perdagangan sore, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13925 resistance  13845  per dollar.  

 

 

 

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here