Akhir Bursa Hongkong Tertekan Kekuatiran Tiongkok

497
indeks hang seng

Pada penutupan perdagangan Senin (11/01), indeks Hang Seng di Bursa Hongkong ditutup turun 120,37 poin, atau 0,59 persen, pada 20,453.71. Pelemahan indeks Hang Seng tertekan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok dan pelemahan harga minyak mentah.

Lihat : Permulaan Indeks Hang Seng Turun Dibawah Level 20.000

Kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok juga terlihat dari data indikator ekonomi yang dirilis.

Pelemahan mulai datang setelah data inflasi di bawah target dirilis oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok selama akhir pekan , sementara pasar juga cenderung untuk mengambil isyarat dari pembukaan lemah  untuk pasar di seluruh wilayah.

Indeks harga konsumen Tiongkok naik 1,4 persen tahun lalu secara tahunan, jauh di bawah target pemerintah dari 3 persen, ditunjukkan data yang dirilis pada akhir pekan. Harga pangan utama termasuk daging babi dan sayuran naik masing-masing 9,5 persen dan 7,4 persen per tahun secara tahunan, dengan penurunan harga minyak dunia membebani indeks. Harga produsen kontraksi 5,2 persen tahun lalu.

Harga minyak mentah AS turun lebih dari 2 persen pada awal perdagangan Senin pada sesi Asia, karena para pedagang semakin kehilangan kepercayaan dalam pemulihan pasar dan diperkirakan harga menjadi lebih rendah. Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun lebih dari 2 persen pada 32,43 dollar per barel sebelum merayap kembali ke posisi 32,51 dollar per barel. Sedangkan harga minyak patokan global Brent turun 59 sen, juga hampir 2 persen, ke 32,96 dollar per barel

Pada penutupan perdagangan saham bursa Hongkong sore ini, saham-saham perminyakan yang diperdagangkan di bursa Hong Kong mengalami penurunan. Saham CNOOC, saham Petrochina, dan saham Sinopec turun antara 2,97 persen hingga 4,27 persen.

Sumber daya saham juga turun, tertekan oleh harga komoditas yang lebih rendah.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng terpantau turun -476 poin atau -2,33% pada 19,923.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,399.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng hari ini masih berpotensi melemah terbatas merespon kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok, namun jika bursa Tiongkok menguat dengan dukungan stimulus pemerintah Beijing, akan membawa bursa Hongkong terus menguat. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.460-18.967 dan kisaran Resistance 20.444-20.936..

 


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here