Akhir Pekan Harga Gula Turun Tergerus Pelemahan Harga Minyak Mentah

246

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari (09/01) ditutup turun. Harga gula menjadi turun terpengaruh pelemahan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah berjangka AS ditutup turun pada penutupan perdagangan Sabtu dinihari (09/01), tertekan kelebihan pasokan global dan prospek permintaan yang suram.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 0,33 persen, atau 11 sen, pada 33,16 dollar per barel, turun sekitar 10 persen untuk minggu ini. Harga minyak mentah Brent turun 24 sen ke 33,51 dollar per barel.

Para pedagang mengantisipasi bahwa harga minyak yang lebih rendah akan mendorong produsen tebu lebih memilih mengkonversi tebu menjadi gula dibandingkan etanol.

Pada penutupan perdagangan untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar 0,29 sen atau setara dengan -1,97 persen pada posisi 14,46 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi melemah dipengaruhi oleh pergerakan dollar AS dan pemulihan produksi gula kasar, juga potensi pelemahan minyak mentah akibat kekenyangan pasokan global.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 14,00 sen dan 13,50 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  15,00 sen dan 15,50 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here