Harga Timah Stagnan, Masih Tertekan Kekuatiran Tiongkok

210

Harga timah di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Senin (11/01) berada dalam posisi stagnan. Harga komoditas logam industri ini berada dalam posisi yang sama dengan harga penutupan kemarin.

Perdagangan logam dasar, termasuk timah masih tertekan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok.

Setelah minggu lalu mengalami dua kali peghentian perdagangan oleh sistem sirkuit pemutus otomatis, maka pemerintah Beijing akhirnya membatalkan lanjutan penggunaan sistem sirkuit tersebut.

Namun kekuatiran Tiongkok masih terus terjadi. Pada hari Sabtu telah dirilis data indikator ekonomi Tiongkok yang terus menunjukkan pelemahan yaitu data PPI Cina yang jatuh 5,9 persen, yang telah jatuh selama 46 bulan.

Sore ini juga bursa Shanghai kembali anjlok, turun lebih dari 5% akibat kekuatiran lanjutan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

Para pelaku pasar timah masih mencermati perkembangan ekonomi Tiongkok, diharapkan ada kebijakan dan stimulus dari pemerintah Beijing yang dapat menguatkan ekonomi Tiongkok.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau stagnan. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 13.700 dollar per ton, sama dengan hasil penutupan perdagangan akhir pekan jumat kemarin.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah tertekan kekuatiran perlambatan pertumbuhan Tiongkok dan penguatan dollar dengan dijalankannya kenaikan suku bunga AS dan juga masih lemahnya permintaan . Harga timah akan menghadapi level Support di posisi 13.600 dollar dan 13.500 dollar. Akan tetapi jika terjadi penguatan harga timah akan menghadapi level Resistance di 13.800 dollar dan 13.900 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here