Pembukaan Indeks Shanghai Tergerus Kekuatiran Perlambatan Tiongkok

1445
bursa shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Senin (11/01), Indeks Shanghai dibuka negatif, terpantau saat ini turun -43,73 poin atau -1,37% pada 3142.68. Indeks Shanghai tertekan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok.

Lihat :  Bursa Tiongkok Berakhir Positif Terdorong Penghentian Sistem Sirkuit dan Stimulus Pemerintah

Para ahli mengatakan krisis yang sedang berlangsung di ekonomi terbesar Asia itu akan lebih besar, berimplikasi yang lebih luas kepada prospek ekonomi kawasan.

Taimur Baig, kepala ekonom untuk Asia di Deutsche Bank Research, mengatakan dalam sebuah catatan pada hari Jumat, kekuatiran ekonomi Tiongkok adalah arus keluar modal, depresiasi nilai tukar, penurunan pasar saham, dan dilema kebijakan.

Baig mencatat bahwa sementara ini mungkin tidak menghentikan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, dengan sebagian besar perekonomian beroperasi secara independen dari pasar saham negara itu, namun itu akan memberikan sentimen, tidak hanya di Cina, tetapi juga di seluruh Asia, menyebabkan kemungkinan deflasi, peningkatan kredit dan tantangan kebijakan.

Kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok juga terlihat dari data indikator ekonomi yang dirilis.

Pelemahan mulai datang setelah data inflasi di bawah target dirilis oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok selama akhir pekan , sementara pasar juga cenderung untuk mengambil isyarat dari pembukaan lemah  untuk pasar di seluruh wilayah.

Indeks harga konsumen Tiongkok naik 1,4 persen tahun lalu secara tahunan, jauh di bawah target pemerintah dari 3 persen, ditunjukkan data yang dirilis pada akhir pekan. Harga pangan utama termasuk daging babi dan sayuran naik masing-masing 9,5 persen dan 7,4 persen per tahun secara tahunan, dengan penurunan harga minyak dunia membebani indeks. Harga produsen kontraksi 5,2 persen tahun lalu.

Pasar Saham Tiongkok dihentikan dari semua perdagangan Kamis lalu setelah Indeks CSI 300 turun lebih dari 7 persen memicu pemutus sirkuit pasar untuk kedua kalinya minggu ini setelah hanya sekitar 15 menit senilai perdagangan yang sebenarnya.

Hal ini menyebabkan China Securities Regulatory Commission (CSRC) untuk kemudian menangguhkan sistem untuk menenangkan pasar yang baru-baru ini dilaksanakan. Sistem ini merupakan alat regulasi yang dirancang untuk membatasi seberapa jauh saham bisa jatuh.

Pada awal perdagangan saham, saham perbankan dan broker menurun. Saham Baotou Steel adalah penurun terbesar pada indeks utama di awal perdagangan, turun sekitar 4,5 persen.

Sedangkan saham Maskapai penerbangan rally antara 4,7 dan 5,66 persen.

Pada hari Senin Bank Rakyat China (PBOC) memandu yuan yang lebih tinggi dengan menetapkan titik tengah kurs tetap di 6,5626 terhadap dolar. Pada hari Jumat, titik tengah itu tetap di 6,5636. Yuan diperdagangkan pada 6,5805 terhadap dolar di perdagangan pagi.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah dengan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok, kecuali pemerintah Beijing mengeluarkan kebijakan dan stimulus yang meyakinkan investor, sehingga dapat memberikan penguatan indeks Shanghai. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 3057-2976 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3234-3326.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here