Harga Kopi Arabica Tertekan Kenaikan Dollar AS dan Peningkatan Produksi

265

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada perdagangan Rabu dini hari tadi (13/01) ditutup turun. Penurunan harga kopi arabica akibat penguatan dollar dan perkiraan peningkatan produksi di Brazil.

Pada penutupan perdagangan pasar uang kemarin, indeks dollar AS menguat 0,12% terhadap sekeranjang mata uang. Penguatan dollar melemahkan mata uang lainnya. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Demikian juga dengan terjadinya hujan yang terus menerus membantu pengembangan tanaman kopi ini di Brazil. Diperkirakan produksi kopi di Brazil terus meningkat.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Maret 2016 ditutup turun pada posisi 1,1435 dollar, turun tajam sebesar -0,10 sen atau setara dengan -0,09 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan dengan sentimen peningkatan persediaan kopi di negara-negara konsumen kopi dan semakin menguatnya dollar AS dengan kenaikan suku bunga AS dan tahap lanjutan kenaikan selanjutnya.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support di posisi 1,1135 dollar dan 1,0835 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,1735 dollar dan 1,2035 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here