Penguatan Akhir Bursa Korsel Terbantu Kenaikan Minyak Mentah dan Won

282
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (13/01), indeks Kospi ditutup naik 25,42 poin, atau 1,34 persen, pada 1916.28. Penguatan indeks Kospi didukung kenaikan harga minyak mentah sesi Asia dan penguatan mata uang Won.

Lihat : Awal Positif Indeks Kospi Terdukung Stabilnya Data Pengangguran

Dalam perdagangan Asia, minyak mentah berjangka AS naik 1,12 persen di $ 30,78 per barel, setelah jatuh serendah $ 29,93 pada sesi intraday di AS. Sedangkan harga patokan global minyak mentah Brent naik 0,65 persen di $ 31,06 per barel. Kenaikan minyak mentah didukung persediaan minyak mentah AS minggu lalu turun di luar dugaan.

Pada penutupan perdagangan sore ini, saham-saham energi Korea Selatan ditutup naik antara 0,3 persen hingga. 1,89 persen.

Pada perdagangan mata uang hari ini, terpantau kurs pasangan USDKRW melemah 0,42% pada 1202,99 dollar AS. Hal ini menggambarkan penguatan mata uang Won terhadap dollar AS.

Pada perdagangan saham lainnya, saham Samsung Electronics ditutup naik 0,17 persen setelah muncul laporan bahwa perusahaan raksasa elektronik konsumen ini telah menanamkan investasi ke dalam perusahaan patungan LCD Panel antara Sharp dan Hon Hai Precision Industry di Taiwan.

Nikkei Asian Review melaporkan Samsung tertarik membeli ke Sakai Display Products, perusahaan patungan antara Sharp dan Hon Hai, pada kondisi produsen Taiwan keluar kemitraan. Sharp dan Hon Hai masing-masing memegang saham 37,6 persen dalam usaha tersebut, menurut Nikkei.

Saham Sharp menghapus penurunan awal sebanyak 3,57 persen menjadi ditutup naik 1,79 persen . Saham Hon Hai naik 0,39 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 4,10 poin atau 1,78% pada posisi 234.50, turun dari penutupan sebelumnya pada 230.40.

Esok pagi akan dirilis data indikator ekonomi Interest Rate Decision, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus berada pada posisi 1,5%, sama dengan hasil sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi menguat terbatas merespon perkiraan hasil Interest Decision yang stabil. Namun perlu diperhatikan pergerakan harga minyak mentah, yang jika anjlok maka akan menekan bursa Korea Selatan. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 231.45-228.32 dan kisaran Resistance 237.72-240.64.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here