Harga CPO Malaysia Turun Terpicu Pelemahan Ringgit

816

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Kamis siang (14/01) terpantau berada di teritori negatif. Lemahnya harga CPO ditekan penguatan mata uang Ringgit Malaysia.

Kenaikan ringgit menyebabkan harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri. Dampaknya permintaannya turun tajam.

Terpantau siang ini kurs USDMYR berada pada posisi negatif turun -0,11% pada 4.3916, hal ini berarti terjadi penguatan Ringgit terhadap dollar AS.

Harga CPO bulan Maret 2016 yang merupakan kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan. Harga kontrak Maret 2016 yang merupakan kontrak paling aktif mengalami penurunan sebesar -1 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.410 ringgit per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi melemah dengan pelemahan Ringgit dan pelemahan harga minyak mentah.

Harga CPO berjangka kontrak Maret 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level support pada posisi 2.360 ringgit dan 2.320 ringgit. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi kenaikan ada pada posisi 2.460 ringgit dan 2.510 ringgit.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here