Pembukaan Indeks Kospi Ditekan Kekuatiran Pelemahan Harga Minyak Mentah

243

Pada pembukaan perdagangan bursa Korea Selatan Kamis (14/01), Indeks Kospi dibuka retreat, terpantau turun –24,98 poin, atau -1,30 persen, pada 1891.30. Pelemahan indeks Kospi tertekan kekuatiran penurunan harga minyak mentah.

Lihat : Penguatan Akhir Bursa Korsel Terbantu Kenaikan Minyak Mentah dan Won

Bank of Korea (BOK) mempertahankan suku bunga acuan tetap pada 1,5% dengan pertimbangan berbagai sentimen negatif yaitu melonjaknya utang rumah tangga, volatilitas di pasar Tiongkok dan harga minyak mentah rendah.

Pada 30 September, total hutang rumah tangga Korea Selatan melonjak ke 1.166 triliun won ($ 962.800.000.000), tumbuh pada laju percepatan 10,4 persen pada 2015 dari 8,7 persen pada 2011.

Penurunan harga minyak mentah telah memiliki dampak negatif pada perekonomian Korea, yang tergantung pada ekspor. Harga diperkirakan akan tetap rendah pada perdagangan global yang lambat dan segera masuk kembali Iran ke pasar minyak mentah di kuartal pertama tahun ini.

Harga minyak mentah Brent anjlok pada penutupan perdagangan Kamis dinihari (14/01), sementara sebaliknya harga minyak mentah berjangka WTI naik tipis. Tekanan bearish harga minyak mentah terjadi setelah data persediaan bensin dan solar AS menunjukkan peningkatan yang besar membawa harga minyak mentah ke dekat posisi terendah 12-tahun.

Harga minyak mentah Brent, patokan global, turun 63 sen menjadi $ 30,22 per barel, bahkan sempat menyentuh sesi rendah di bawah $ 30 per barel untuk pertama kalinya sejak April 2004. Sedangkan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) berada di $ 30,48 per barel , naik 4 sen, atau 0,13 persen.

Pada awal perdagangan saham pagi ini, saham-saham yang menekan bursa Korsel adalah saham EN3 yang turun -17,38%, saham Dongbu yang turun -7,96%, saham Jeil Pharmaceutical turun -7,66%, saham Duzonbizon turun -6,43%, saham Hitron Systems turun -6,16%.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik -3,85 poin atau -1,84% pada posisi 230.65, turun dari penutupan sebelumnya pada 234.50.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi melemah terbatas merespon perlambatan ekonomi domestik dan pelemahan harga minyak mentah. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 227.24-224.00 dan kisaran Resistance 233.51-236.42.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here