Harga Kakao ICE Tertekan Kekuatiran Perlambatan Ekonomi Tiongkok

834

Harga kakao berjangka ICE Futures menurun pada akhir sesi perdagangan Jumat dini hari (15/01) Harga kakao berjangka di ICE Futures New York mengalami penutupan di teritori negatif tertekan kekuatiran perlambatan ekonomi Tiongkok.

Kekuatiran perlambatan Tiongkok terlihat dari melemahnya terus kurs Yuan terhadap dollar AS. Juga bursa Tiongkok yang naik turun cenderung melemah, karena kekuatiran investor terkait perlambatan ekonomi negara tirai bambu tersebut. Perlambatan ekonomi Tiongkok memicu kekuatiran menurunnya permintaan kakao.

Di akhir perdagangan harga kakao berjangka kontrak Maret 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan penurunan. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -35 dollar atau -1,21 persen pada posisi 2.857 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan mengalami tekanan lanjutan dengan kekuatiran Tiongkok dan pulihnya distribusi pasokan dan peningkatan produksi di negara-negara produsen kakao.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support pada posisi 2.800 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.750 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dites jika terjadi rebound ada pada 2.900 dollar dan 2.950 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here