Harga Kakao Akhir Pekan Menguat Didorong Data Penggilingan Eropa Yang Meningkat

184

Harga kakao berjangka ICE Futures menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan, Sabtu dinihari (16/01). Pendorong kenaikan harga berasal dari hasil data penggilingan Eropa yang meningkat.

Hasil penggilingan kakao Eropa naik 6,0% dalam tiga bulan terakhir tahun 2015. Penggilingan kakao merupakan jumlah biji kakao yang diolah menjadi mentega dan bubuk, adalah pendorong untuk permintaan. Penggilingan Eropa memproses 342.442 ton biji selama periode tiga bulan, data dari Asosiasi Kakao Eropa menunjukkan. Ini adalah tingkat tertinggi dari penggilingan sejak awal 2014, dan tajam kenaikan tahun-ke-tahun sejak akhir 2013.

Di akhir perdagangan Sabtu dini hari harga kakao berjangka kontrak Maret 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup dengan membukukan peningkatan. Harga komoditas tersebut ditutup naik sebesar 48 dollar atau 1,68 persen pada posisi 2.905  dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan menguat dengan masih adanya hambatan produksi di negara produsen.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level resistance pada posisi 2.950 dollar. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 3.000 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi koreksi ada pada 2.850 dollar dan 2.800 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here