Perlambatan Eknonomi Tiongkok Melemahkan Harga Kopi Arabica Akhir Pekan

281

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari (16/01) ditutup turun. Penurunan harga kopi arabica terpicu sentiment perlambatan ekonomi Tiongkok.

ED & F Man Volcafe mengatakan dalam sebuah catatan bahwa sementara harga kopi telah terpukul keras oleh anjloknya komoditas yang terkait dengan kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan dari China, produsen kopi di Brasil, produsen terbesar di dunia, tidak siap untuk menjual kopi di tingkat ini sehingga “membawa pasar macet.”

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Maret 2016 ditutup turun pada posisi 1,1490 dollar, turun sebesar -1 sen atau setara dengan -0,86 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan dengan sentimen peningkatan persediaan kopi di negara-negara konsumen kopi dan semakin menguatnya dollar AS dengan dinaikkannya suku bunga AS dan rencana kenaikan lanjutan tahun ini.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level support di posisi 1,1190 dollar dan 1,0890 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan ada pada posisi 1,1790 dollar dan 1,2090 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here