Harga Timah Naik Mengikuti Positifnya Bursa Tiongkok

472

Harga timah di bursa Malaysia menguat pada perdagangan Selasa (19/01). Harga timah naik dengan positifnya bursa Tiongkok siang ini.

Tingkok merupakan negara produsen dalam industri logam dasar. Karenanya langkah penguatan ekonomi yang terjadi di Tiongkok dapat memberikan harapan meningkatnya permintaan.

Indeks Shanghai di Bursa Tiongkok siang ini terpantau berada di zona hijau, naik 1,64% pada 2961.58. Penguatan indeks Shanghai terkait rilis data pertumbuhan ekonomi yang menurun, namun bagi investor masih mencermati dan melihat hasil tersebut masih mendekati target yang diharapkan.

Ekonomi tumbuh 6,8 persen pada kuartal keempat tahun lalu, turun sebesar 0,1 persen dari pertumbuhan 6,9 persen kuartal ketiga. Ini masih sejalan dengan perkiraan median dalam jajak pendapat Reuters. Pertumbuhan setahun penuh berada di 6,9 persen, turun dari pertumbuhan 2014 sebesar 7,3 persen, dan laju paling lambat ekspansi ekonomi sejak tahun 1990.

Lonjakan yang dialami oleh harga emas juga membantu peningkatan harga timah di bursa komoditas Malaysia hari ini. 

Harga Emas berakhir stabil dalam penutupan perdagangan Selasa dinihari (19/01) di tengah perdagangan tipis dalam liburan AS memperingati Martin Luther King Day. Kenaikan harga emas didukung oleh penurunan harga minyak mentah ke posisi terendah 12-tahun dan kelemahan terus-menerus di pasar saham dunia, yang mendorong investor untuk mencari aset yang dianggap aman.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan siang ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 13.450 dollar per ton, naik sebesar 200 dollar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya untuk jangka pendek akan mencoba mempertahankan penguatan menghadapi level resistance di posisi 13.650 dollar dan 13.850 dollar. Akan tetapi jika terjadi retreat dan melemah harga tembaga akan menghadapi level support di 13.250 dollar dan 13.050 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here