Awal Indeks Nikei Retreat Tertekan Penguatan Yen dan Pelemahan Minyak Mentah

387
indeks nikkei
Vibizmedia Photo

Bursa Jepang pada awal perdagangan Rabu (20/01) dibuka retreat, saat ini terpantau turun -298,92 poin atau -1,75 persen di 16,749.45. Pelemahan indeks Nikkei tertekan penguatan Yen dan pelemahan harga minyak mentah.

Lihat : Bursa Jepang Ditutup Positif Terbantu Pelemahan Yen dan Optimisme Ekonomi Jepang

Pasangan dolar-yen bergerak lebih rendah sebesar 0,31 persen pada 117,25. Saham ekspor utama Jepang, seperti Toyota, Nissan, Honda dan Sony turun antara 1,88 persen hingga 6,23 persen. Penguatan yen biasanya dianggap negatif bagi eksportir Jepang karena meredam laba ketika diterjemahkan kembali ke mata uang domestik.

Harga minyak mentah berjangka WTI ditutup turun pada penutupan perdagangan Rabu dinihari tadi (20/1) akibat koreksi teknikal, dimana dalam perputaran tiba-tiba, harga minyak AS jatuh 3,3 persen setelah naik lebih dari 1 persen. Harga minyak mentah berjangka WTI ditutup turun 96 sen, atau 3,26 persen, pada $ 28,46 per barel setelah sebelumnya kembali kepada diskon untuk harga Brent.

Pelemahan harga minyak mentah menekan saham-saham perminyakan. Saham Inpex turun 3,91 persen, saham Jepang Petroleum turun 3,46 persen dan saham S-Oil turun 0,13 persen. Sedangkan saham Oil Search naik 0,43 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau negatif, turun signifikan -340 poin atau -1,99% pada 16,720, turun signifikan dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,060.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks diperkirakan masih berpotensi melemah terbatas merespon potensi pelemahan minyak mentah dan perkembangan Tiongkok, serta hasil indikator ekonomi yang belum kuat. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,123-15,628, dan kisaran Resistance 17,111-17,606.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here