Harga Batubara Rotterdam Terangkat Kenaikan Harga Minyak Mentah Brent

237

Pada akhir perdagangan Rabu dini hari (20/01), harga batubara Rotterdam rebound, terbantu oleh kenaikan harga minyak mentah Brent.

Harga batubara berhasil mengikuti sentimen positif yang terjadi di pasar minyak mentah. Sebagai bahan bakar alternatif kenaikan harga minyak mentah memberikan dorongan yang searah pada harga batubara berjangka.

Harga minyak mentah Brent rebound dari level terendah 12-tahun pada penutupan perdagangan Rabu dinihari (20/01) setelah data menunjukkan permintaan minyak Tiongkok kemungkinan mencapai rekor tinggi pada 2015, tapi pemulihan tidak diharapkan untuk bertahan di tengah peringatan bahwa pasar akan tetap kelebihan pasokan tahun ini.

Para pedagang mengatakan harga menarik dukungan dari permintaan minyak yang kuat di Tiongkok. Perhitungan Reuters awal berdasarkan data pemerintah menunjukkan konsumsi minyak mencapai rekor 10.320.000 barel per hari (bph), naik 2,5 persen dari tahun 2014, menentang perlambatan pertumbuhan di ekonomi di negara terbesar kedua di dunia itu.

Harga minyak mentah berjangka Brent, patokan global, membukukan kenaikan kuat harian dalam empat bulan, sebelum berkurang kembali ke perdagangan, naik 32 sen, atau 1,12 persen, pada $ 28,88 per barel.

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak bulan Februari 2016 berada di posisi 43,85 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 0,25 dollar atau setara dengan 0,57 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.  

Sementara itu harga batubara kontrak SGX IHS McCloskey Indonesian Sub-Bit FOB Index Futures bulan Januari 2016 hari ini ditransaksikan pada posisi 38,00 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh kinerja harga minyak mentah. Melemahnya harga komoditas ini diperkirakan akan berlangsung terus akibat permintaan global yang masih sangat lemah dan sentimen pelemahan harga minyak mentah akibat kekenyangan pasokan global.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level support pada posisi 43,45 dollar dan support kedua di level 43,00 dollar. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi 44,25 dollar dan 44,65 dollar.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here