Pelemahan Minyak Mentah dan Kekuatiran Tiongkok Menekan Pasar Global

192

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan terlebih dahulu pergerakan bursa saham AS Rabu kemarin ditutup merugi terendah sejak 2014. Dow Jones turun 1,56% ke 15766,74 pengaruh melemahnya saham IBM, SP500 turun 1,17% ke 1859,33 disebabkan melemahnya saham sektor energi terkemuka serta Nasdaq turun 0,12% ke 4471,69.    

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini dibuka mixed pengaruh pasca penjualan saham di Wall Street semalam. Nikkei naik 0,82% ke 16550,99, ASX 200 naik 1% ke 4889,90 pengaruh meningkatnya saham 4 bank besar Australia, serta Kospi turun 0,12 ke 1843,18.

Dari pasar komoditas, harga emas pada perdagangan Rabu kemarin naik 1,3% ke 1.109,20 dollar per troy ons pengaruh pasar global jatuh 2 tahun terendah dan harga minyak merosot terendah 13 tahun. Sedang harga minyak mentah WTI untuk pengiriman bulan Februari anjlok 6,71% pada posisi 26,55 dollar per barel pengaruh persediaan minyak mentah Amerika Serikat yang membengkak.

Dari pasar valas, turunnya dollar Amerika Serikat 1 tahun terhadap Yen, EURUSD  turun 0,17% ke level 1,08874, GBPUSD naik 0,24% ke level 1,41888, USDJPY v 0,58% ke level 116,925.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Rabu kemarin IHSG turun cukup signifikansebesar 1,42% ke level 4427,98 Anjloknya harga minyak mentah dan bursa sahamglobal berpotensi memberikan dorongan aksi jual, dan waspadai dengan volume yang lebih besar. Namun rendahnya beberapa aham kapital besar dapat dikoleksi kembali oleh kondusifnya kondisi ekonomi tanah air. Hari ini IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4386-4407 dan kisaran resistance 4470-4512. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : ADHI, BBRI, PTPP & UNVR.

 

Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here