Rupiah Kamis Pagi Bergerak Kuat, Kepanikan Pasar Global Reda

258

Mengawali perdagangan pasar valas hari Kamis  (21/01) rupiah berhasil bangkit kembali setelah perdagangan sebelumnya anjlok cukup signfikan oleh keapnikan yang terjadi di pasar global sehingga memilih aset safe haven. Namun hari ini pasar tenamg kembali setelah ada berita yang menunjukkan akan menambah stimulus.

Tenangnya pasar juga didukung dengan kenaikan harga minyak mentah secara teknikal membuat dollar dilirik dan lebih kuat. Namun penguatan dollar tetap bisa membuat rupiah menguat oleh optimisme pasar investasi di tanah air  yang BI ratenya sudah dipangkas lebih rendah.

Fokus hari ini yang membuat kekhawatiran pasar memudar yaitu rencana bank sentral Tiongkok akan menstimulus pasar keuangannya. Sentimen ini memberikan respon bagi pasar untuk optimis investasi di negara emerging market.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot pagi ini menguat 0,52% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13891/US$ setelah  dibuka lemah pada level Rp13964/US$. Demikian kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini sedikit dilemahkan ke 13899  dari hari sebelumnya 13896 pada hari Rabu  (20/01).

Namun di bursa saham, pelemahan rupiah sebelumnya memberikan dorongan asing lakukan penjualan saham meski masih dengan volume yang kecil, asing cetak net sell sebesar Rp187 miliar. Dan aksi ini tidak  menghambat laju ihsg yang sedang bergerak menguat 0,3 persen ke posisi 4441 setelah perdagangan sebelumnya anjlok tajam.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi menguat  hingga akhir perdagangan sore meski dollar tetap menguat, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13920 resistance  13865  per dollar.  

 

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here