Rupiah Jumat Pagi Perkasa Terhadap Dollar

223

Mengawali perdagangan pasar valas akhir pekan hari Jumat  (22/01) rupiah  kembali melanjutkan penguatan perdagangan sebelumnya meski dollar terpantau sedang menguat di pasar spot. Sentimen yang angkat rupiah pagi ini optimisme pasar global investasi di tanah air pasca laporan realisasi investasi PMA oleh BKPM kemarin sore.

Dari laporan realisasi investasi sepanjang tahun 2015 tersebut, realisasi PMA dan PMD berhasil dicapai lampaui target yang ditetapkan pemerintah awal tahun lalu. Realisasi investasi tahun 2015  meningkat 105% dari tahun 2014  mencapai Rp 545,4 triliun  yang meliputi Penanaman Modal Asing sebesar Rp 365,9 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri Rp 179,5 triliun.

Selain itu tenangnya gejolak pasar global perdagangan sebelumnya oleh berbagai sentimen seperti harga minyak mentah dan kondisi ekonomi Tiongkok terbentuk oleh rencana stimulus ECB dan lonjakan harga minyak mentah yang menghijaukan bursa saham global termasuk bursa saham Indonesia.

Namun di bursa saham Indonesia, penguatan IHSG ditopang oleh aksi beli investor lokal. Investor asing pagi ini mencetak net sell sebesar Rp147 miliar dan IHSG dibuka rebound 0,5% ke posisi 4436.

Pergerakan kurs Rupiah  di pasar spot pagi ini menguat 0,32% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13874/US$ setelah  dibuka lemah pada level Rp13878/US$. Demikian kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini diperkuat  ke 13874  dari hari sebelumnya 13899  pada hari Kamis (21/01).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi menguat  hingga akhir perdagangan sore meski dollar tetap menguat, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan Rupiah bergerak di level support di 13887  resistance  13838  per dollar.  

 

 

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here