Aussie Dollar Kurang Beruntung Sambut “Australia Day”

408

Perdagangan dollar Australia awal pekan menjelang liburnya pasar keuangan negeri tersebut keesokan harinya sebagai hari kebangsaan resmi Australia kurang menguntungkan dengan anjloknya nilai mata uang Aussie dollar hingga perdagangan sesi Eropa hari ini (25/11). Setelah pekan lalu berhasil menguat secara mingguan oleh lonjakan harga minyak mentah, awal pekan alami profit taking dipicu anjloknya kembali harga minyak mentah.

Harga minyak mentah akhir pekan lalu sempat melonjak oleh sentimen permintaan minyak meningkat dalam rangka musim dingin hingga naik 9 persen lebih, harus terkuras kembali  namun masih diatas US$30 per barel.  Pekan lalu harga minyak anjlok ke posisi terendah 13 tahun di kisaran harga US$27 per barel.

Dari sisi pergerakan indeks dollar AS perdagangan malam ini,  terdapat beberapa data ekonomi AS yang dirilis seperti data unemployment claims dan juga data Philly Fed manufacturing. Kedua data ini disinyalir dapat memberi tenaga bagi dollar untuk rebound namun sentimen anjloknya harga minyak mentah masih dominan.

Pergerakan kurs Aussie  sesi Eropa (10:35:35 GMT) bergerak lemah  terhadap dollar AS, setelah dibuka  pada 0.7003  di awal perdagangan (00.00 GMT), pair AUDUSD turun 16 pips atau 0,1% dan nilai bergulir berada pada 0.6987.

Namun untuk perdagangan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center memperkirakan AUDUSD dapat turun    ke kisaran   0.6953-0.6894.  Dan jika ada koreksi dapat naik  ke kisaran  0.7039-0.7071

 

 

Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here