Bursa Korsel Ditutup di Zona Merah Tertekan Pelemahan Minyak Mentah dan Perlambatan Pertumbuhan Domestik

909
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (26/01), indeks Kospi ditutup turun –21,74 poin, atau -1,15 persen, pada 1871.69. Pelemahan indeks Kospi tertekan pelemahan harga minyak mentah dan pertumbuhan ekonomi kuartal IV yang melambat.

Lihat : Indeks Kospi Berawal Negatif Tergerus Pelemahan Minyak Mentah dan Perlambatan Pertumbuhan Domestik

Harga minyak mentah berjangka AS turun kembali di bawah $ 30 per barel di perdagangan Asia pada Selasa, memperpanjang dekat 6 persen penurunan yang dibuat pada sesi sebelumnya, di tengah berita bahwa produksi Irak mencapai rekor tinggi bulan lalu.

Harga minyak mentah berjangka WTI turun 47 sen, atau 1,55 persen, ke $ 29,87 per barel setelah turun $ 1,85, atau 5,8 persen, lebih rendah pada $ 30,34 per barel. Sedangkan harga minyak entah berjangka patokan global Brent turun $ 1,68 pada $ 30,50 per barel di sesi sebelumnya, berada pada 5,2 persen di bawah harga penutupan Jumat.

Pagi tadi telah dirilis data pertumbuhan ekonomi Korea Selatan kuartal IV yang melambat, tertekan goyahnya sektor konstruksi dengan merosotnya transaksi rumah dan belanja pemerintah yang lebih rendah pada infrastruktur pada kuartal terakhir tahun lalu, data bank sentral menunjukkan hari Selasa (26/01).

Produk domestik bruto (PDB) naik 0,6 persen selama periode Oktober-Desember dari tiga bulan sebelumnya, menurut Bank of Korea (BOK). Turun setengah dari pertumbuhan 1,3 persen pada kuartal ketiga, yang merupakan angka tertinggi sejak kuartal kedua 2010.

Pada penutupan perdagangan saham sore ini, saham-saham utama bursa Jepang melemah. Saham Hyundai Motor dan saham LG Electronics masing-masing turun 1 persen dan 3,5 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -3,40 poin atau -1,47% pada posisi 227.80, naik dari penutupan sebelumnya pada 231.20.

Esok pagi akan dirilis data indikator ekonomi Consumer Confidence Januari yang diperkirakan berada pada posisi 100, turun dari hasil sebelumnya pada 103.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi berpotensi melemah terbatas merespon pertumbuhan ekonomi yang melambat. Juga potensi pelemahan harga minyak mentah, jika terealisir, akan menekan indeks Kospi. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 225.32-222.58 dan kisaran Resistance 231.31-234.39.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here