Harga Gula Turun Terpicu Peningkatan Produksi di Brazil

262

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Selasa dini hari (26/01) berakhir turun. Harga gula menjadi murah karena adanya peningkatan produksi gula di Brazil.

Menurut the International Sugar Organization (ISO), produksi gula di daerah tengah-selatan Brazil di 2016/17 (April / Maret) diperkirakan menjadi 33,1 juta ton, naik dari bawah 31 juta di 2015/16.

Perkiraan untuk tanaman Brasil besar kemungkinan memberikan tekanan pada harga gula mentah yang telah didukung oleh pergeseran pasar global ke defisit setelah empat tahun surplus.

Pada penutupan perdagangan harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,32 sen atau setara dengan -2,22 persen pada posisi 14,10 sen per pon.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi melemah dipengaruhi oleh pergerakan dollar AS dan pemulihan produksi gula kasar.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level support pada posisi 13,50 sen dan 13,00 sen. Sedangkan level resistance yang akan dites jika terjadi peningkatan harga ada pada posisi  14,50 sen dan 15,00 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here