Saham BDMN Jatuh Dari Ketinggian 3 Bulan, Jual Saham Anak Usaha 96 Miliar

213

Pergerakan saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) pada perdagangan  Selasa  (26/01) alami profit taking setelah perdagangan awal pekan nilai saham melonjak tinggi dari perdagangan sebelumnya bahkan mencapai posisi tertinggi sejak perdagangan akhir September 2015. Penggerak kenaikan tersebut datang dari pengumuman perusahaan mendapatkan dana dari penjualan saham anak usahanya sebanyak 29 juta lembar lebih.

Adapun anak usaha yang sahamnya dijual tersebut adalah PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) dengan alasan melakukan peraturan untuk ketentuan pengendali saham utama memenuhi aturan float saham anak usahanya tersebut di bursa.

Dari penjualan saham tersebut BDMN mendapatkan dana segar sebesar Rp96,69 miliar dan posisi kepemilikan perusahaan atas saham ADMF tinggal 92 persen lagi dari sebelumnya 95 persen.Penjualan ini otomatis memberi keuntungan bagi saham ADMF di bursa efek.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa  (26/01) saham BDMN dibuka kuat  pada level 3485 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 3475. Siang  ini  bergerak dalam kisaran 3485-3340  dengan volume perdagangan saham mencapai 4 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BDMN sejak awal tahun terpantau bergerak positif. Terpantau indikator MA bergerak naik dengan  indikator Stochastic masuki  area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  dengan +DI bergerak naik. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BDMN masih akan koreksi. Dan untuk rekomendasi trading pekan ini pada target level support di level 3130 hingga target resistance di level Rp3560.

 

 

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here