Bursa Jepang Berakhir Positif Terdorong Harapan Jelang Pertemuan The Fed dan BOJ

315

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Rabu (27/01), indeks Nikkei melanjutkan penguatan, ditutup naik 455 poin, atau 2,72 persen, pada 17,163.92. Penguatan indeks Nikkei terdorong harapan jelang pertemuan The Fed dan BOJ.

Lihat : Indeks Nikkei Dibuka Melonjak Terdorong Penguatan Wall Street dan Penantian Pertemuan Fed

Federal Open Market Committee memulai pertemuan dua hari mulai Selasa dan dijadwalkan akan merilis pernyataan Rabu sore. Diperkirakan tidak ada perubahan suku bunga tetapi investor akan mencermati pernyataan untuk wawasan pandangan pembuat kebijakan pada lingkungan ekonomi dan pengetatan berikutnya.

Bank of Japan akan mengadakan pertemuan kebijakan pertama tahun 2016 pada Jumat, dengan pasar menunggu untuk melihat apakah BOJ memperkenalkan langkah-langkah stimulus lebih untuk melawan kelemahan ekonomi di negara tersebut.

Pada perdagangan saham, perusahaan pemasok Apple cenderung menjadi fokus setelah Apple melaporkan pendapatan kuartal yang mengalahkan estimasi analis, tapi datang di bawah ekspektasi pendapatan dan penjualan iPhone. Di antara pemasok Apple terdaftar di Tokyo, Japan Display naik 2,92 persen dan Asahi Glass naik 2,30 persen.

Dalam berita lain, saham Suzuki Motor melonjak 11,35 persen meskipun Reuters melaporkan bahwa kedua perusahaan dan Toyota Motor telah membantah laporan harian bisnis Nikkei bahwa Suzuki Motor membahas kerjasama dengan Toyota Motor. Saham Toyota naik 3,80 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka juga terpantau naik tajam 510 poin atau 3,06% pada 17,170, turun dari perdagangan sebelumnya pada 16,660.

Esok hari akan dirilis data indikator ekonomi Retail Sales (YoY) Desember, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada posisi -0,1%, naik dari hasil sebelumnya pada -1,0%.

Malam nanti akan dirilis data persediaan minyak mentah mingguan AS, yang diindikasikan berdasarkan hasil konsensus akan berada pada 3.3M, turun dari hasil sebelumnya pada 3.979M.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada selanjutnya akan berpotensi menguat terbatas, jika hasil persediaan minyak mentah mingguan AS terealisasi menurun yang akan mengangkat harga minyak mentah, yang akan mendorong penguatan bursa Jepang. Ditambah juga dengan hasil Retail Sales yang lebih baik. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,680-16,177, dan kisaran Resistance 17,687-18,092.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here