Pembukaan Indeks Kospi Negatif Terpengaruh Pelemahan Wall Street

809

Pada pembukaan perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (28/01), indeks Kospi dibuka retreat tergelincir -0,48%. Saat ini terpantau turun –18,27 poin, atau -0,96 persen, pada 1879.60. Pelemahan indeks Kospi terpengaruh melemahnya bursa Wall Street setelah The Fed mempertahankan suku bunga tetap.

Lihat :Bursa Korsel Ditutup Naik Menantikan Pertemuan The Fed dan BOJ

Bursa Wall Street berakhir negatif pada penutupan perdagangan Kamis dinihari tadi (28/01) setelah keputudsan The Fed mempertahankan suku bunga tetap dan laporan kuartalan perusahaan AS yang mengecewakan. Pelemahan bursa Wall Street mengabaikan lonjakan kenaikan harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 222,77 poin, atau 1,38 persen, di 15,944.46. Indeks S & P 500 ditutup turun 20,68 poin, atau 1,09 persen, pada 1,882.95. Indeks Nasdaq ditutup turun 99,51 poin, atau 2,18 persen, pada 4,468.17.

Semalam, Fed memilih untuk tidak menaikkan suku bunga pada pertemuan Januari. Dalam pernyataan pasca-pertemuan, Fed menyampaikan pandangannya tentang ekonomi AS, mencatat bahwa pertumbuhan telah melambat, investasi bisnis telah dikelola dan investasi persediaan telah melambat. Bank sentral mengatakan keputusan itu untuk memantau perkembangan ekonomi dan keuangan global dan menilai implikasinya terhadap pasar tenaga kerja dan inflasi, dan untuk keseimbangan risiko untuk prospek selanjutnya.

Bank sentral juga mengatakan inflasi diperkirakan tetap rendah dalam waktu dekat sebagian karena penurunan lebih lanjut dalam harga energi. Tapi melihat efek sebagai sementara.

Kemarin juga telah dirilis data indikator ekonomi Korsel Consumer Confidence yang membukukan hasil 100, turun dari hasil sebelumnya pada 102. Hasil ini juga memberikan penekanan pada bursa Korsel pagi ini.

Pada awal perdagangan saham di Seoul, saham raksasa teknologi Samsung Electronics turun 2,13 persen. Sebelum membuka pasar, perusahaan melaporkan kenaikan laba Oktober-Desember naik 16,2 persen pada tahun, sejalan dengan perkiraan sebelumnya. Perusahaan itu mengatakan laba operasional kuartal keempat 6,1 triliun won ($ 5,05 miliar), sedangkan pendapatan naik 1,1 persen menjadi 53,3 triliun won. 

 

Berita lainnya, saham perusahaan internet berbasis di Korea Selatan, Naver turun 4,01 persen karena perusahaan melaporkan kenaikan 5 persen laba pada tahun untuk kuartal Oktober-Desember, yang jauh dari harapan.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -2,15 poin atau -0,93% pada posisi 228.80, turun dari penutupan sebelumnya pada 230.95.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks Kospi akan bergerak melemah terbatas merespon pelemahan bursa Wall Street setelah keputusan The Fed dan belum adanya data ekonomi yang kuat yang dapat mendukung indeks. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 227.37-225.15 dan kisaran Resistance 233.53-236.27.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here