Obligasi Rupiah Menguat, Ada Aliran Dana Masuk Yang Besar

705

Obligasi Rupiah mulai menguat karena sentiment risiko setelah Rusia menyatakan untuk memotong pasokan minyak. Pasar diredam hingga pengumuman bahwa BoJ melakukan pelonggaran.

Tiba-tiba suku bunga Rupiah melejit sehingga obligasi tenor 10 tahun ditawarkan dengan yield 8.15%, obligasi tenor 15 tahun dengan yield 8.48%, dan tenor 20 tahun dengan yield 8.59%.

Terlihat semua nama asing ada di sisi penawaran, yang sebelumnya bertindak sebagai penjual berbalik arah menjadi pembeli. Ada aliran dana masuk yang besar atas obligasi Rupiah. Yield turun 21 sampai 27 bps. Kami melihat uang riil mengurangi durasi obligasi, beralih dari obligasi jangka panjang menjadi obligasi jangka pendek. FR70 dan FR71 dicari di pasar, non obligasi benchmark diminati untuk para pemburu yield.

Yield indikatif hari ini:

Obligasi                           Yield Terkini

SPN (1 th)                        7.00% (+.00)

FR53 (5 th)                      8.01%  (-0.24)

FR56 (10 th)                    8.15%  (-0.25)

FR73 (15 th)                    8.48%   (-0.27)                        

FR72 (20 th)                  8.59%  (+0.21)

 

ROI26                           4.53%, spread T+ 250

ROI46                          6.66%, spread T+ 274

 

Bella Donna/VMN/VBN/Senior Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here