Indeks Shanghai Berakhir Negatif Tergerus Lemahnya Aktifitas Manufaktur

260
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Senin (01/02), indeks Shanghai ditutup di zona negatif, turun –48,34 poin, atau -1,77 persen, pada 2,689.25Pelemahan indeks Shanghai terus tergerus buruknya data aktifitas manufaktur Tiongkok.

Lihat :Awal Negatif Indeks Shanghai Tertekan Buruknya Aktifitas Manufaktur Tiongkok

Sektor manufaktur besar Tiongkok melambat pada awal tahun 2016, tergambar dari indeks pembelian manajer kembar (PMI) survei yang dirilis pada hari Senin (01/02), menandakan kelemahan dalam perekonomian negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Biro Statistik pemerintah menyatakan data PMI resmi jatuh 3,5 tahun terendah 49,4 pada Januari, lebih buruk daripada 49,7 terdaftar pada bulan Desember dan perkiraan median 49,6 dari jajak pendapat Reuters. Hal ini juga menandai bulan keenam berturut-turut bahwa indeks resmi menunjukkan kontraksi.

The Caixin / Markit PMI manufaktur, yang diterbitkan 45 menit setelah data resmi, berada di 48,4 pada bulan Januari, naik sedikit dari 48,2 yang tercatat pada bulan Desember tapi menandai kontraksi 11 bulan berturut-turut dalam aktivitas manufaktur.

Sementara itu, data non-manufaktur PMI resmi berada pada 53,5 pada Januari, dibandingkan dengan pembacaan bulan sebelumnya 54,4, menantang harapan bahwa konsumsi bisa mengambil alih manufaktur sebagai kekuatan pendorong untuk perekonomian Tiongkok.

“Sektor manufaktur kemungkinan akan menghadapi tahun yang sulit ke depan tertekan kelebihan kapasitas, melemahnya permintaan global, dan rencana pemerintah untuk mengatasi polusi,” kata kepala ekonom China ANZ, Li-Gang Liu.

Bank Australia mengharapkan Beijing harus melonggarkan kebijakan lebih lanjut, termasuk pemotongan persyaratan cadangan bank dalam dua bulan ke depan.

Pasar ekuitas dan obligasi global telah rally pada hari Jumat setelah Bank of Japan mengejutkan banyak dengan memotong tarif ke dalam wilayah negatif untuk pertama kalinya. Namun hal itu tidak menghentikan bulan Januari menjadi bulan terburuk sejak Oktober 2008 untuk pasar saham Tiongkok, dengan kerugian 12 triliun yuan ($ 1,8 triliun) memotong nilai indeks acuan. Indeks CSI300 dan indeks Shanghai turun lebih dari 20 persen masing-masing dalam bulan Januari.

Beberapa penurun terbesar pada penutupan perdagangan di indeks Shanghai adalah saham China Shipbuilding, turun 5,17 persen, saham Baotou Steel, turun 4,73 persen, dan saham China Railway Group, lebih rendah 3,77 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi melemah terbatas merespon data indikator ekonomi yang menurun. Jika pemerintah Beijing mampu memberikan kepercayaan investor untuk stimulus penguatan ekonomi, maka akan membantu menguatkan indeks Shanghai. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2576-2418 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2780-2892.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here