ADRO Berhasil Rebound Meski Prospek Bisnis 2016 Stagnan

364

Jelang akhir perdagangan saham  hari  Selasa  (2/02), pergerakan saham PT. Adaro Energy Tbk (ADRO) yang terkoreksi  dari penguatan 3 hari berturut sebelumnya awal pekan berhasil rebound kembali meski secara fundamental prospek bisnis masih stagnan di tahun 2016.

Masih lemahnya bisnis batubara dalam negeri membuat ADRO proyeksi produksi batubara tahun ini sulit dinaikkan, perusahaan targetkan produksi sekitar 52–54 juta ton. Selain itu  biaya kas batubara milik ADRO  juga merosot pasca anjloknya harga minyak mentah .

Untuk pergerakan harga sahamnya pada lantai bursa perdagangan saham Selasa (2/02) saham ADRO dibuka pada level 500 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 515. Hari ini bergerak dalam kisaran 580-500 dengan volume perdagangan saham sudah  mencapai 900 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ADRO kemarin anjlok parah dengan indikator  MA masih bergerak naik dan Stochastic  bergerak keluar dari jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar  didukung oleh +DI yang juga bergerak turun, dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya  diprediksi rekomendasi trading pekan ini pada target level resistance di level 484 hingga target support di level Rp600.

 

 

H Bara/VM/VBN/ Senior Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here