Akhir Negatif Bursa Korsel Tertekan Kekuatiran Tiongkok dan Pelemahan Minyak Mentah

498
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (02/02), indeks Kospi ditutup turun –18,22 poin, atau -0,95 persen, ke 1,906.60. Pelemahan indeks Kospi terpicu kekuatiran melemahnya ekonomi Tiongkok dan penurunan harga minyak mentah.

Lihat : Penurunan Awal Indeks Kospi Tertekan Kekuatiran Deflasi dan Pelemahan Minyak Mentah

Harga minyak turun untuk sesi kedua di perdagangan Asia pada Selasa karena kekhawatiran tentang konsumen energi Tiongkok dan meningkatnya pasokan minyak membebani pasar, meskipun mungkin pembicaraan antara OPEC dan Rusia pada pengurangan produksi menawarkan beberapa dukungan.

Harga minyak mentah berjangka WTI kontrak bulan depan turun 67 sen menjadi $ 30,95 setelah jatuh $ 2,00, atau 5,9 persen, sesi sebelumnya. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 56 sen telah ke $ 33,68 per barel pada 0358 GMT, setelah menetap $ 1,75, atau 4,9 persen, pada sesi sebelumnya.

Pada penutupuan perdagangan bursa Seoul, saham-saham Kosmetik tenggelam di tengah kekhawatiran melemahnya pertumbuhan di Tiongkok, tujuan ekspor utama mereka. Saham AmorePacific, pembuat No 1 kosmetik, jatuh 5,47 persen menjadi 389.000 ₩, meskipun membukukan laba kuartal keempat berkat penjualan yang kuat di Cina. Saingannya yang lebih kecil saham LG Household & Health Care merosot 5,06 persen menjadi 975.000 ₩.

Saham permobilan juga menurun, setelah menguat berkat penjualan mobil Januari hari sebelumnya. Saham Hyundai Motor turun 2,26 persen menjadi 129.500 ₩, dan adiknya perusahaan Kia Motors turun 3,03 persen menjadi 43.150 ₩. Saham Hyundai Mobis, membuat unit auto parts, turun 3,39 persen menjadi 24.250 ₩.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -1,60 poin atau -0,69% pada posisi 231.90, turun dari penutupan sebelumnya pada 233.50.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Kospi pada selanjutnya akan bergerak melemah terbatas dengan potensi pelemahan minyak mentah dan kekuatiran Tiongkok. Juga dinantikan stimulus dari Bank of Korea untuk menguatkan ekonomi Korea Selatan. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 230.79-227.20 dan kisaran Resistance 236.27-239.86.

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here