Awal Indeks Shanghai Naik Terdorong Upaya PBOC Menguatkan Yuan

279
indeks shanghai

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Selasa (02/02), Indeks Shanghai dibuka positif, terpantau naik 45,26 poin atau 1,68 persen pada 2734.11. Penguatan indeks Shanghai didukung tindakan bank sentral negara itu membawa kurs tetap yuan pada titik tertinggi dalam hampir satu bulan sebagai upaya Beijing menjaga pasar tenang dalam liburan Tahun Baru Imlek.

Lihat :  Indeks Shanghai Berakhir Negatif Tergerus Lemahnya Aktifitas Manufaktur

Pada awal pembukaan pasar Tiongkok dibuka sebagian besar di wilayah positif, dengan indeks Shanghai naik 0,74 persen, setelah dua sesi berturut-turut menurun. Sedangkan indeks Shenzhen naik 1,20 persen. Sedangkan indeks CSI300 yang merupakan index perusahaan terbesar yang terdaftar di Shanghai dan Shenzhen naik 0,9 persen.

Pada hari Selasa, PBOC mengatur yuan pada 6,5510 per dolar, memperbaiki tertinggi sejak 6 Januari ketika penurunan mendadak dalam mata uang di seluruh dunia memicu kekhawatiran Beijing sedang mencari depresiasi kompetitif.

Namun, banyak analis menduga mata uang akan diizinkan untuk melayang lebih rendah dari waktu ke waktu baik untuk membantu mendukung ekspor dan melawan risiko deflasi domestik.

Pada perdagangan kemarin, indeks Shanghai merosot tertekan aktifitas manufaktor yang buruk. Sektor manufaktur besar Tiongkok melambat pada awal tahun 2016, tergambar dari indeks pembelian manajer kembar (PMI) survei yang dirilis pada hari Senin (01/02), menandakan kelemahan dalam perekonomian negara ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Biro Statistik pemerintah menyatakan data PMI resmi jatuh 3,5 tahun terendah 49,4 pada Januari, lebih buruk daripada 49,7 terdaftar pada bulan Desember dan perkiraan median 49,6 dari jajak pendapat Reuters. Hal ini juga menandai bulan keenam berturut-turut bahwa indeks resmi menunjukkan kontraksi.

The Caixin / Markit PMI manufaktur, yang diterbitkan 45 menit setelah data resmi, berada di 48,4 pada bulan Januari, naik sedikit dari 48,2 yang tercatat pada bulan Desember tapi menandai kontraksi 11 bulan berturut-turut dalam aktivitas manufaktur.

Sementara itu, data non-manufaktur PMI resmi berada pada 53,5 pada Januari, dibandingkan dengan pembacaan bulan sebelumnya 54,4, menantang harapan bahwa konsumsi bisa mengambil alih manufaktur sebagai kekuatan pendorong untuk perekonomian Tiongkok.

Pada perdagangan saham pagi ini, saham-saham yang menguatkan indeks Shanghai adalah saham Guangshen Railway yang naik 1,46%, saham Kweichow Moutai naik 0,32%, saham Inner Mongolia Yili Industrial naik 0,3%, saham Shanghai International Port naik 0,21%.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai berpotensi menguat terbatas merespon stimulus PBOC, namun masih dinantikan stimulus lebih lanjut, yang jika tidak datang lagi maka akan melemahkan indeks Shanghai. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2632-2501 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 2855-2985.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here