Bursa Tokyo Berakhir Turun Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

338

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Selasa (02/02), indeks Nikkei berakhir negatif, ditutup turun –114,55 poin, atau -0,64 persen, pada 17,750.68. Pelemahan indeks Nikkei tertekan pelemahan minyak mentah di sesi Asia.

Lihat :Indeks Nikkei Dibuka Negatif Tertekan Pelemahan Minyak Mentah dan Sektor Keuangan

Harga minyak turun untuk sesi kedua di perdagangan Asia pada Selasa karena kekhawatiran tentang konsumen energi Tiongkok dan meningkatnya pasokan minyak membebani pasar, meskipun mungkin pembicaraan antara OPEC dan Rusia pada pengurangan produksi menawarkan beberapa dukungan.

Harga minyak mentah berjangka WTI kontrak bulan depan turun 67 sen menjadi $ 30,95 setelah jatuh $ 2,00, atau 5,9 persen, sesi sebelumnya. Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman April turun 56 sen telah ke $ 33,68 per barel pada 0358 GMT, setelah menetap $ 1,75, atau 4,9 persen, pada sesi sebelumnya.

Pelemahan minyak mentah menekan perdagangan saham perminyakan di bursa Jepang. Saham Inpex turun 4,94 persen, sementara saham Jepang Petroleum turun 3,67 persen.

Dengan dijalankannya kebijakan suku bunga negatif, dapat mempengaruhi tingkat keuntungan mereka. Saham Mitsubishi UFJ, yang diperdagangkan antara -1,87 persen dan -1,60 persen sampai awal, meraih keuntungan untuk menutup 0,40 persen lebih tinggi. Saham SMFG menyerah dari penurunan 0,50 persen menjadi berakhir 0,65 persen lebih rendah, sedangkan saham Mizuho Financial naik 0,21 persen.

Mitsubishi Electric, bisnis inti dari Mitsubishi Group, merilis hasil pendapatan konsolidasi untuk April–Desember 2015, sembilan bulan pertama fiskal 2016. Hasil penelitian menunjukkan penjualan bersih konsolidasi untuk periode meningkat sebesar 4 persen pada laju tahunan.

Pada saat yang sama, laporan mengatakan Shuma Uchino, kepala keuangan dari satu rumah perdagangan terbesar di Jepang, Mitsubishi Corporation, mengatakan ia tidak mengharapkan pemulihan besar dalam harga sumber daya untuk dua sampai tiga tahun ke depan. Saham Mitsubishi Electric ditutup naik 4,67 persen, sementara saham Mitsubishi Corp turun 2,45 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -90 poin atau -0,50% pada 17,780, turun dari perdagangan sebelumnya pada 17,870.

Esok pagi akan dirilis risalah hasil pertemuan kebijakan moneter, yang akan kembali memperkuat hasil stimulus dan langkah-langkah yang akan dilakukan BOJ untuk menguatkan ekonominya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei pada selanjutnya akan berpotensi menguat terbatas, dengan kebijakan BOJ yang melemahkan Yen. Namun jika harga minyak mentah anjlok, maka akan menekan indeks Nikkei. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 17,335-16,877, dan kisaran Resistance 18,321-18,814. 

 

Freddy/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here