Dollar AS Merosot, Pasar Global Mixed

380

Memulai perdagangan pagi ini kami laporkan Bursa Wall Street ditutup turun tipis pada penutupan perdagangan Kamis, karena investor mencerna data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan dan terus mengawasi penurunan harga minyak. Indeks Dow Jones naik 0,49 persen, pada 16,416.5, dengan kenaikan saham Caterpillar. Indeks S & P 500 naik 0,15 persen, pada 1,915.45, dengan sektor material memimpin empat sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik 0,12 persen, pada 4,509.56.

Bursa Asia pagi ini dibuka turun mengabaikan penguatan bursa wall street. Terpantau indeks Nikkei turun 1,32% pada 16820.51 tertekan penguatan Yen. Indeks ASX 200 turun 0,64 %, pada 4948.60 dengan penurunan sektor energi dan keuangan. Sedangkan indeks Kospi turun 0,10% pada 1914.33 dengan penurunan saham Kakao.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah WTI turun 1,7 persen, pada 31,72 dolar per barel, terpicu pelemahan dollar AS. Sedangkan harga emas spot ditutup naik lebih dari 1 persen pada 1155.71 dolar per troy ons tertekan pelemahan dolar.

Dari pasar valas, Dolar AS melemah setelah komentar dovish dari Presiden Fed New York William Dudley pada Rabu dan data ekonomi AS yang lemah baru-baru ini telah meragukan kemungkinan kecepatan dari kenaikan suku bunga AS tahun ini. EURUSD naik 0.93% pada 1.1206. GBPUSD turun 0.07 % pada 1.4588. USDJPY turun 0.94 %, pada 116.76.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Kamis (04/02), ditutup ditutup naik 1,52% pada 4665,82. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah dan optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4635-4609, dan kisaran Resistance 4693-4717. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : BBTN, MPPA, TLKM, TBIG.

 

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here